SISTEM KULIAH

SISTEM KULIAH

1.       Konsep

Menerapkan sistem Pendidikan Berbasis Industri (Industrial Based Education). Ketrampilan, sikap mental dan penguasaan teknologi mahasiswa dikembangkan melalui pemecahan  problem-problem nyata di industri.

Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar Mahasiswa menitik beratkan kepada pembinaan:

a)      Kepribadian,

b)      Keilmuan dan ketrampilan,

c)       Keahlian berkarya,

d)      Perilaku berkarya,

e)      Kehidupan bermasyarakat.

2.       Kurikulum

Kurikulum POLMAN Ceper terdiri dari :

Kuliah Teori        :  33,3%

Kuliah Praktik     :  66,7%

Jangkauan teori mengarah pada engineering detail dan praktik pada pemecahan masalah nyata di  industri. Teori dilaksanakan di kampus, dan praktik dilaksanakan di industri.

3.       Penyelenggaraan

a)      Program pendidikan dilaksanakan selama 6 semester, atau 3 tingkat dalam 120 SKS.

b)      Menggunakan sistem gugur tingkat.

c)       Semester 1 dan 2 merupakan pendidikan dasar teknik. Mahasiswa yang tidak berhasil memenuhi  syarat kenaikan  ke tingkat 2, tidak berhak mengikuti semester 3 dan 4.

d)      Semester 3 dan 4 merupakan tahap lanjutan.  Mahasiswa yang tidak berhasil memenuhi syarat   kenaikan ke tingkat 3, tidak berhak mengikuti semester 5 dan 6.

e)      Semester 5 dan 6 merupakan tahap akhir. Mahasiswa yang berhasil lulus berhak mendapatkan tanda lulus (ijazah).  Mahasiswa  yang tidak berhasil lulus mendapat  tanda tamat  atau surat  keterangan.

f)       Pada semester 4 dan 5, melaksanakan Praktik Kerja  Magang di industri besar pengecoran logam di Indonesia. Masing-masing  selama 4,5 bulan (total selama 9 bulan). Setelah Magang mahasiswa mendapatkan Sertifikat Kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi – Logam & Mesin Indonesia  (LSP – LMI).